kawah-ijen-bakal-punya-kereta-gantung
Tourism

Wisata Kawah Ijen Bakal Punya Kereta Gantung

Destinasi Wisata Kawah Ijen di Jawa Timur akan segera memiliki kereta gantung. Hal itu dipastikan setelah Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri LHK Siti Nurbaya menggelar rapat koordinasi bersama jajaran terkait dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Sebelumnya, pada akhir Juli lalu, pemerintah Indonesia telah menerima delegasi bisnis Singapura, di mana salah satu perusahaan Singapura yaitu SUTL Enterprise menandatangani MoU untuk menjadi konsultan pengembangan marina di Pantai Boom Banyuwangi.

Sementara itu, Menteri LHK Siti Nurbaya menegaskan bahwa perizinan kereta gantung tidak ada masalah.

“Peraturan menterinya sekarang sudah dibuat untuk memfasilitasi kerja sama-kerja sama daerah itu,” ujarnya.

Gunung Ijen yang berada di perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso ini kini memang sangat ramai wisatawan. Beberapa fasilitas seperti menara telekomunikasi dan toilet sedang dibenahi.

Baca Juga : Viral, Kampung 3D di Depok yang Instagramable

Sarana kereta gantung dan akses jalan yang akan jadi jalan utama menuju objek wisata Kawah Ijen akan lebih banyak menuju dan dari Kota Bondowoso. Dengan demikian maka status status cagar budaya kawasan tersebut bakal berubah menjadi taman wisata.

Beberapa fasilitas di kawasan Kawah Ijen atau Gunung Ijen yang kini sangat ramai dikunjungi wisatawan juga akan dibenahi, seperti menara telekomunikasi dan toilet. “Nanti bisa pakai pola kerja sama. Saya kira ini akan sangat bermanfaat untuk pengembangan Ijen ke depannya,” ujarnya.

Adapun Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berterima kasih atas dukungan pemerintah pusat terhadap inovasi pengembangan daerah. “Saya merasakan ada chemistry yang kuat antara pusat dan daerah untuk bersama-sama maju,” ujar Anas.

Anas meyakini, dukungan pemerintah pusat bisa mengakselerasi perekonomian daerah, yang tentu nantinya berujung ke peningkatan ekonomi nasional. “Seperti pengembangan cable car itu, berdasarkan kajian dan analisis pasar termasuk dari Kementerian Pariwisata, bisa menjadi mesin penyedot baru wisatawan mancanegara,” kata dia.

Apalagi, Banyuwangi dekat dengan Bali, dan sudah terhubung penerbangan langsung dari Jakarta. “Ini sekaligus untuk mendukung target Presiden Jokowi mendatangkan 20 juta wisman (wisatawan mancanegara) pada 2019,” ujar Anas.

 

About the author

Related Posts