Tourism

Tips Keren Solo Travelling ke Flores

Banyak traveler ragu melakoni solo trip alias jalan-jalan sendiri ke Indonesia bagian timur, misalnya seperti Flores. Keraguan tersebut muncul karena beragam sebab. Bayangan antah-berantah selalu menjadi momok yang lekat dengan pulau yang sejatinya punya pesona mendunia itu.

Biaya yang tinggi dan lebih murah kalau ditanggung ramai-ramai juga jadi alasan. Berdasarkan pengalaman pribadi, sebenarnya Flores sangat aman untuk dituju seorang diri.

Biar haqul yakin travelling ke Flores seorang diri, simak tips keren bereikut ini :

  1. Siapkan bujet dua kali lipat.

Tanpa rekan jalan, kegiatan mengeksplorasi suatu daerah, tak terkecuali Flores, patut diakui membutuhkan bujet yang berlipat ganda. Sebab, Anda tak bisa membagi pengeluaran atau sharing cost dengan siapa pun untuk menyewa kamar dan transportasi lokal.

  1. Mendarat di Labuan Bajo lebih dulu.

Labuan Bajo adalah kota yang berlokasi di ujung barat Flores. Di sini terdapat Bandara Internasional Komodo yang tergolong bandara paling besar di Flores. Akses dari Labuan Bajo untuk overland atau menyusuri daratan Flores lebih mudah dibanding Anda mendarat di daerah lain.

Baca Juga : Pria Dilarang Masuk Pulau Ini, Ada Apa?

  1. Cari hostel, jangan hotel atau motel.

Hostel adalah penginapan dengan konsep dorm seperti asrama. Biaya menginap di hostel umumnya lebih murah dibanding motel atau hotel. Kira-kira berkisar Rp 100 ribu per orang. Di kamar hostel, Anda tak akan merasa sendirian. Sebab, satu dorm umumnya ditempati 4-10 orang. Penginapan berkonsep hostel bisa Anda temui di Kota Labuan Bajo.

  1. Cari kawan melancong di hostel untuk overland

Di hostel, Anda akan berjumpa dengan banyak wisatawan. Mereka umumnya juga bersolo traveling. Ajaklah satu atau dua di antaranya untuk menyusuri Flores, dari Labuan Bajo sampai Larantuka. Selain dapat teman jalan, Anda dapat menekan biaya transportasi.

  1. Naik pesawat dari kabupaten ke kabupaten.

Flores sangat luas. Untuk menjangkau tiap-tiap wilayah, perlu waktu berpuluh-puluh jam. Untuk mengoptimalkan waktu, Anda bisa mempertimbangkan naik pesawat. Biayanya bahkan lebih murah dibanding harus naik travel atau menyewa kendaraan pribadi.

Dari Labuan Bajo menuju Bajawa, misalnya, harga tiket berkisar Rp 200-300 ribu. Harga yang sama juga bisa Anda dapatkan bila ingin ke Ende.

Kalau naik travel, tarif yang kudu Anda bayar berkisar 300-400 ribu dengan waktu tempuh 11-16 jam.

  1. Di kota bisa sewa motor, di pelosok lebih baik naik ojek.

Tempat wisata di Flores tak semua berlokasi di pusat kota. Kebanyakan malah berada di pelosok dan harus melewati jalur licin, berliku, dan berbukit-bukit. Ke Kelimutu, misalnya. Dari pusat kota, Anda kudu menuju Desa Moni untuk melanjutkan perjalanan ke danau tiga warna itu.

Untuk menuju lokasi-lokasi seperti ini, sebaiknya Anda menyewa ojek dengan harga berkisar Rp 100 ribu untuk pergi-pulang. Menyewa motor bisa Anda lakukan kalau hanya ingin berputar-putar sekitar kota. Sewa motor di Flores berkisar Rp 80-100 ribu rata-rata per hari.

  1. Siapkan ponsel dengan dua kartu provider karena di Flores tak selalu ada sinyal.

Hanya kartu provider tertentu yang sinyalnya tertangkap di Flores. Bila mendadak kartu provider tak dapat menangkap sinyal, Anda masih bisa menyiasati dengan kartu lain dari provider yang berbeda. Jadi Anda tetap bisa mengakses informasi melalui Internet dan memberi kabar kepada keluarga atau kerabat.

About the author

Related Posts