kaya serat dalam tubuh
Beauty, Food, Health

Serat dalam Tubuh Kurang? Hati-hati dengan Risikonya

Serat adalah sumber nutrisi yang bisa membuat kita merasa kenyang, membantu menurunkan berat badan, dan menjaga perut tetap sehat.

Ahli diet klinis Nathan Myers menyebutkan bahwa serat adalah nutrisi yang baik untuk tubuh, terutama saluran pencernaan.

Makanan seperti biji-bijian, kacang-kacangan, buah beri, brokoli, dan bayam merupakan sumber serat yang hebat. Namun Anda mungkin tidak sering mengonsumsinya. Padahal Myers mengatakan bahwa kita sebaiknya mengonsumsi 14 gram serat per 1000 kalori.

“Pria rata-rata membutuhkan 30-40 gram serat per hari, tergantung ukuran tubuh dan aktivitas,” katanya. Ia juga meneliti bahwa orang dewasa rata-rata hanya mengkonsumsi 15 gram serat per hari.

Berikut adalah akibat jika kita kekurangan serat:

  1. Kekurangan Energi

Bila Anda mengonsumsi banyak karbohidrat sederhana seperti minuman bersoda, roti putih, pasta, atau cemilan olahan, Anda tentu tidak mendapatkan cukup serat dari karbohidrat kompleks, seperti biji-bijian, kacang polong dan buah-buahan.

Alissa Rumsey, penulis buku ‘Free Guide 3 Steps to a Healthier You’, juga menyebutkan bahwa makanan berserat dengan protein dan lemak membantu pencernaan. “Makanan berserat tinggi membantu menstabilkan gula darah dan mencegah kenaikan gula darah yang disebabkan oleh makanan rendah serat.”

Myers juga menyebutkan bahwa makanan berserat tinggi memberikan dorongan energi yang lebih terkontrol dan berkelanjutan.

Baca juga: Inilah 4 Cara Mudah Minum 8 Gelas Air Setiap Hari!

  1. Mudah Merasa Lapar

Penelitian Food and Nutrition Research menyebutkan bahwa pria yang makan makanan berserat tinggi akan merasa lebih kenyang daripada makan makanan tinggi protein seperti daging. Sebab, serat mudah larut sehingga memperlambat penyerapan nutrisi ke dalam aliran darah.

Baca juga: Begini 7 Cara Memperbaiki Pencernaan yang Kurang Baik

  1. Sulit menurunkan berat badan

“Bila Anda merasa kenyang lebih lama, maka kemungkinan untuk mengkonsumsi kalori lebih sedikit,” kata Myers.

Menurut American Heart Association (AHA), makanan berserat tinggi biasanya membutuhkan kunyahan lebih banyak dan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Ini akan memberi sinyal perasaan kenyang pada tubuh.

Baca juga: Inilah Lima Menu Makan Siang yang Perlu Kamu Hindari

  1. Sulit Buang Air Besar

Makanan berserat adalah solusi terbaik saat sembelit. Myers menyebutkan bahwa serat mampu memperlancar pergerakan usus. “Serat menarik banyak air sehingga membuat tinja lebih lembut dan memperlancar pergerakan usus,” kata Myers

Myers juga mengungkapkan bahwa kekurangan serat bisa membuat kotoran kering dan memperlambat gerakan usus, sehingga sembelit.

Baca juga: Tips agar makan siangmu sehat dan bergizi

  1. Kesehatan Menurun

Berdasarkan penelitian The BMJ, mereka yang selamat dari serangan jantung berkesempatan hidup lebih lama jika memperbaiki asupan berserat mereka. AHA juga menyebutkan bahwa serat dari gandum utuh dapat mengurangi risiko jantung, stroke, obesitas, dan diabetes tipe 2.

Makanan berserat dengan nutrisi lainnya bagus untuk menurunkan kadar kolesterol dan memperbaiki kemampuan tubuh anda. Selain itu, kombinasi baik ini juga membantu memproses gula darah sehingga membuat jantung Anda berjalan normal.

Myers juga menambahkan bahwa serat yang tidak diserap dengan baik, membuat tubuh kita mengeluarkan empedu melalui gerakan usus.

Baca juga: Inilah Penyebab Flek Hitam dan Wajah Kusam

About the author

Related Posts