perawatan kulit
Beauty

Perawatan Kulit dengan Laser Ternyata Bisa Memperburuk Jerawat Anda

Jika kulit Anda sering tumbuh jerawat secara rutin, maka sangat penting untuk memberitahukan hal ini pada dokter sebelum Anda melakukan perawatan kulit menggunaka laser. Alasannya? Karena beberapa laser dapat membuat jerawat yang ada di kulit jadi memburuk, dan bahkan bisa memunculkan breakout (jerawat yang besar-besar) setelah perawatan tersebut dilakukan.

Breakout biasanya terlihat setelah perawatan laser resurfacing, karena beberapa salep yang digunakan pasca perawatan berbasis petrolatum, dan mereka dapat menyumbat pori-pori,” ujar dokter kulit di Melbourne, Florida, Anita Saluja, MD., seperti dilansir dari Newbeauty, Senin (30/1/2017).

Jika jerawat tersebut langka dan hanya terjadi setelah perawatan menggunakan laser, maka mereka bisa muncul karena perawatan itu sendiri, salepnya, ataupun akibat dari kombinasi keduanya.

“Jerawat sering muncul setelah prosedur hair removal menggunakan laser, karena rambut yang padat dan kasar. Setelahnya, sebagian dari folikel rambut tersebut berisi fragmen rambut yang sudah mati, sehingga tubuh mencoba untuk menghilangkan mereka,” ujar seorang ahli bedah plastik wajah di Scottsdale, Arizona, Kelly Bomer, MD.

Ia menambahkan,” bila ini terjadi, maka akan ada respon inflamasi yang dapat menyebabkan benjolan merah berisi nanah, menyerupai jerawat merah dengan whitehead.”

Namun menurut Bomer, bukan hanya proses hair removal saja yang dapat menyebabkan hal ini terjadi, karena perawatan apapun yang berbasis panas dari laser, juga dapat menyebabkan munculnya jerawat, karena banyak dari mereka yang merangsang produksi sebum.

(baca juga: Inilah Manfaat Positif dari Jerawat di Kulit Anda)

Untuk menghentikan agar ini tidak terjadi, hal pertama yang harus Anda lakukan ketika sudah terlanjur melakukan perawatan kulit dengan laser, ialah menggunakan salep antibakteri atau krim lembut untuk memperbaiki kulit Anda setelah prosedur perawatan tersebut. Karena, sangat penting untuk menjaga kelembaban kulit setelah prosedur perawatan menggunakan laser.

Namun jika Anda sadar bahwa kulit Anda rentan berjerawat, maka mungkin lebih baik Anda tidak menggunakan salep yang berat dan berminyak. “Sebaliknya, Anda bisa menggunakan pelembab favorit Anda yang mengandung hidrokortison (0,05 – 1,0 persen) dan bacitracin secara rutin selama sehari atau dua hari jika laser tersebut menyebabkan pengelupasan pada kulit, sehingga Anda memerlukan jenis pelembab yang seperti ini,” kata Dr. Bomer.

Namun jika tidak ingin mendapatkan risiko tersebut, mungkin lebih baik Anda bisa kembali mempertimbangkan jenis perawatan kulit lainnnya yang sesuai dengan kondisi kulit Anda, seperti misalnya perawatan chemical peeling yang seharusnya tidak memicu tumbuhnya jerawat.

About the author

Related Posts