Berotot
Health

Sering Nge-gym Tapi Tubuh Tak Kunjung Berotot? Mungkin Ini Penyebabnya

Demi mendapatkan tubuh berotot dan bugar, pria seringkali rajin ke gym dan berolahraga secara rutin. Namun nyatanya dengan rutin pergi ke pusat kebugaran, tidak menjamin bentuk tubuh yang diimpikan akan datang begitu saja.

Kok bisa? Ternyata beberapa hal di bawah ini bisa menyebabkan tubuh Anda tak kunjung berotot:

  • Melakukan terlalu banyak olahraga kardio

Jika Anda lebih sering melakukan olahraga kardio dibanding olahraga beban, Anda tak akan mendapat tubuh berotot impian. “Melakukan olahraga beban low impact secara teratur akan membantu mengencangkan dan membentuk otot, sedangkan olahraga kardio tidak dapat membantu memperkuat, membangun, dan memperbaiki otot-otot tubuh,” jelas Benjamin Domb, MD, seorang ahli bedah yang mengkhususkan diri pada kedokteran olahraga.

  • Kurang minum air putih

Dehidrasi pasca olahraga dapat mengurangi massa otot. Tubuh manusia membutuhkan air untuk memperbaiki kerusakan otot. “Air memberi energi pada otot, dan sel otot yang mengalami dehidrasi bisa mengerut dan menyebabkan kelelahan otot,” jelas Domb.

Cobalah untuk minum sekitar 8-9 gelas air sehari, dan tingkatkan jumlahnya setelah Anda berolahraga.

Baca juga: Mengintip Air Mancur Warna-Warni di Surabaya

  • Tidak mengonsumsi ikan dalam jumlah cukup

Kekurangan asupan asam lemak omega-3 bisa membuat Anda kehilangan massa otot. “Asam lemak omega-3 dapat meningkatkan sensitivitas insulin pada sel otot, yang meningkatkan kemampuan otot untuk memanfaatkan protein yang dikonsumsi,” kata Jennifer Novak, MS, CSCS.

Selain dari suplemen, asupan asam lemak omega-3 bisa diperoleh dari ikan, sayuran hijau, tahu, dan kenari.

  • Konsumsi obat pereda nyeri

Pegal-pegal setelah olahraga sebaiknya jangan selalu diatasi dengan mengonsumsi obat pereda nyeri, terutama ibuprofen. Konsumsi obat antiinflamasi seperti ibuprofen terlalu sering, atau dengan dosis yang terlalu tinggi, dapat mengganggu perkembangan dan kekuatan otot.

Menurut personal trainer Marissa West seperti dikutip dari Mens Health, obat antiinflamasi, seperti Advil, sering dikonsumsi orang untuk mengatasi delayed onset muscle soreness (DOMS). “Padahal, sedikit radang alami yang berasal dari kerja otot saat berolahraga sebenarnya bisa membantu membangun protein dan mempercepat penyembuhan,” jelasnya.

About the author

Related Posts