123
Tourism

Penelitian : Penyedap dan Pengawet Makanan Picu Penyebab Malas Olahraga

Keterangan foto : Ilustrasi makanan kaleng

Finroll.com – Penelitian menemukan, penyedap dan pengawet makanan dapat menyebabkan rasa malas berolahraga. Studi dari University of Southwestern Medical Center, Amerika Serikat, menemukan hubungan antara penyedap dan pengawet makanan dengan kurangnya aktivitas fisik.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Circulation ini mendapati bahan pengawet yang biasa ditemukan dalam soda dan daging olahan dapat menyebabkan orang malas berolahraga. Studi ini dilakukan dengan menguji aktivitas fisik pada hewan dan manusia. Pertama, peneliti memberi makan dua kelompok tikus.

Salah satu kelompok tikus diberikan tiga kali lebih banyak kandungan fosfat yang biasa digunakan sebagai penyedap dan pengawet makanan. Fosfat yang dipakai untuk membuat makanan lebih segar ditemukan dalam makanan ikan kaleng, sosis, dan makanan panggang.

Setelah 12 pekan, tikus yang mengonsumsi fosfat lebih banyak ditemukan kurang bergerak dan memiliki metabolisme pembakaran lemak yang terganggu dibanding tikus yang tidak mengonsumsi zat adiktif tersebut.

Sementara eksperimen kedua dilakukan dengan pengujian pada 1.603 orang. Mereka menggunakan alat pelacak kebugaran selama tujuh hari.

Orang yang mengonsumsi lebih banyak bahan penyedap dan pengawet ternyata melakukan lebih sedikit olahraga atau aktivitas fisik. Secara keseluruhan, mereka juga lebih banyak duduk dibandingkan yang mengonsumsi sedikit micin atau penyedap.

Seperti dikutip dari laman The Independent, secara umum 25 persen orang dewasa di AS mengonsumsi tiga hingga empat kali jumlah fosfat yang disarankan setiap harinya.

Dan Mengutip dari laman Medical News Today, temuan ini membuat peneliti berharap ada perubahan dalam industri makanan seperti menerapkan label yang jelas.

“Saya pikir mungkin sudah saatnya bagi kita untuk mendorong industri makanan untuk menempatkan ini pada label sehingga kita dapat melihat berapa banyak fosfat masuk ke makanan kita,” kata peneliti dr Wanpen Vongpatanasin.

Oleh karena itu sangatlah pentingnya olahraga untuk kesehatan tubuh. Alternatif menarik yang bisa di pilih untuk berolahraga adalah olahraga kardio.

Olahraga satu ini dikenal efektif untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, dapat menurunkan berat badan, hingga dapat melindungi jantung dari ragam gangguan.

Namun, tak sedikit orang malas menjalani olahraga ini. Pasalnya diperlukan berbagai macam peralatan yang diperlukan untuk berolahraga. Mau tak mau, seseorang harus berkunjung ke pusat kebugaran.

Padahal, kardio tak selalu sesulit itu. Olahraga bisa dilakukan di rumah tanpa menggunakan alat-alat tertentu.

Berikut beberapa jenis olahraga kardio sederhana yang bisa Anda lakukan di rumah, seperti dikutip dari LiveStrong.

1. High knees
Lakukan pemanasan sebelum berolahraga demi menghindari cedera. Kardio bisa diawali dengan high knees.

Seperti namanya, seseorang hanya perlu mengangkat paha hingga setinggi perut. Saat kaki naik, tangan bersamaan menepuk paha. Usahakan pergantian kaki dilakukan dalam waktu cepat. Selain itu, jangan biarkan kaki terlalu lama di lantai.

2. Mountain climbers
Secara sekilas, gerakan mountain climbers mirip dengan posisi push up. Namun, berbeda dengan push up yang berfokus pada gerakan naik turun, mountain climbers memusatkan banyak gerakan pada bagian kaki. Jaga tubuh agar tetap lurus vertikal dan tarik kaki ke bagian dada secara bergantian. Agar lebih menantang, tarik kaki ke arah berlawanan.

3. Cross jack
Berbeda dengan jumping jack, gerakan cross jack berupa lompatan yang dilanjutkan dengan menyilangkan tangan dan kaki. Pada awalnya, posisikan tubuh tak ubahnya huruf X. Rentangkan kedua tangan dan kaki di posisi berjauhan. Gerakan keduanya hingga tangan kanan bersilangan dengan tangan kiri serta kaki kanan bersilangan dengan kaki kiri.

4. Burpee
Gerakan ini dapat membangun kekuatan tubuh secara total. Cukup berdiri dengan jarak kaki sejauh pinggul. Tempelkan kedua tangan di lantai, lalu lempar kaki ke belakang. Tarik lagi kaki ke depan dan melompat sembari angkat tangan tinggi-tinggi.

5. Stair sprint
Jika jalan kaki terasa membosankan, coba manfaatkan tangga rumah atau tangga di taman. Coba berjalan menaiki tangga secepat mungkin. Ambil napas perlahan saat berjalan kaki santai menuruni tangga.

Ulangi selama 10 menit atau hingga badan merasa lelah. Selamat mencoba!
Artikel Asli

About the author

Related Posts