Tourism

Mencari Arah Utara Sebenarnya Tanpa Menggunakan Kompas

Arah mana Utara itu? Baik Anda tersesat di hutan atau mencoba memasang jam matahari di pekarangan, Anda terkadang perlu menemukan arah Utara yang sesungguhnya, dan kemungkinan ketika Anda menemui situasi seperti ini, tidak ada kompas yang tersedia.

Lebih penting lagi, saat Anda mempunyai kompas, arahnya akan menunjuk ke kutub Utara, dan terus berubah berdasarkan lokasi Anda di dunia.

1. Gunakan pergerakan matahari. Jika Anda tidak memiliki kompas, jangan cemas. Anda masih mungkin mencari arah utara yang sebenarnya dengan menggunakan petunjuk dari alam. Sebagai contoh, oleh karena matahari terbit dari timur dan terbenam di barat, kita bisa menggunakan informasi ini untuk mendapatkan perkiraan kasar tentang arah utara.

Sesaat setelah matahari terbit, Anda menghadap utara ketika matahari berada di sebelah kanan, dan sesaat sebelum matahari terbenam, matahari berada di sebelah kiri Anda. Pada siang hari, matahari akan berada di selatan. Jadi, menghadaplah berlawanan dari matahari untuk mengetahui arah utara.

Salah satu cara untuk mengetahui arah “utara” yang lebih akurat adalah menggunakan tongkat sebagai semacam penunjuk waktu dengan memanfaatkan bayangan sinar matahari. Tancapkan sebuah tongkat di tanah dan tandai ujung bayangannya. Tunggulah sekitar lima belas menit, lalu tandai lagi lokasi bayangan baru di tanah. Berdirilah dengan kaki kiri pada tanda pertama dan kaki kanan pada tanda kedua. Arah Anda menghadap kurang lebih menunjukkan arah utara yang sebenarnya, tanpa memperhitungkan deklinasi daerah Anda berada.

2. Gunakan jam tangan analog. Salah satu trik praktis untuk mencari arah utara sebenarnya adalah memanfaatkan jarum jam tangan analog. Lepaskan jam tangan dan pegang dengan jarum pendek menghadap ke depan. Putar badan Anda sehingga jarum pendek menunjuk ke arah matahari. Carilah titik tengah di antara jarum pendek dan penanda jam 12 yang berada di bagian atas. Titik ini akan menunjuk sumbu utara-selatan.

Sebagai contoh, anggaplah saat ini pukul 16.00. Titik tengah antara pukul 16.00 dan 12.00 adalah 14.00 sehingga jika kita mengarahkan jarum pendek ke arah matahari, sumbu utara-selatan tidak akan lebih dari seperempat putaran di sebelah kiri kita.

Mengingat saat ini sore dan matahari terbenam di barat, kita dapat menyimpulkan bahwa arah utara akan berada di belakang kita saat menghadap penanda jam 14.00 (angka 2).

Jangan lupa memperhitungkan Daylight Saving Time jika Anda berada di negara yang menggunakan sistem waktu tersebut! Jika jam tangan Anda disesuaikan dengan memperhitungkan waktu DST, gunakan penanda jam 13.00 (angka 1) alih-alih penanda jam 12.00.

Baca Juga : Jalan-jalan Murah, Pilih Open Trip atau Share Cost?

3. Carilah tanda-tanda alam. Organisme alam tertentu (terutama tumbuhan dan pohon) dapat memberikan petunjuk-petunjuk tentang arah utara. Namun, aturan-aturan ini jelas sangat “longgar” dan tidak selalu cocok. Jadi, untuk sebagian besar kasus, cara-cara lain lebih disukai. Berikut ini beberapa contoh tentang apa yang dapat diamati:

Lumut: Mungkin lebih tebal di sisi selatan pohon karena terkena lebih banyak cahaya matahari.

Pepohonan: Warna kulit kayu mungkin memudar dan dahan-dahannya terentang lebih tinggi pada sisi utara karena lebih sedikit terkena cahaya matahari.

Semut-semut: Gundukan tanah dari sarang semut cenderung berada di sisi selatan dari bagian alam yang lebih hangat disinari cahaya matahari.

Salju: Salju lebih cepat meleleh pada sisi selatan pepohonan dan batu-batuan karena menerima lebih banyak cahaya matahari.

4. Gunakan Polaris, yang disebut juga Bintang Utara. Arah utara akan sangat mudah ditemukan pada malam hari jika Anda mengetahui apa yang harus dicari. Polaris nyaris sejajar secara sempurna dengan Kutub Utara bumi. Jadi, jika dapat menemukannya, Anda akan tahu dengan tepat di mana arah utara yang sebenarnya.

Ada beberapa cara untuk menemukan Polaris, tetapi cara yang termudah biasanya adalah menggunakan bintang Biduk. Kedua bintang pada ujung “sendok” konstelasi bintang itu mengarah secara langsung ke Polaris.

Sayangnya, Polaris tidak dapat dilihat dari belahan bumi selatan sehingga hanya berguna pada navigasi di bagian utara khatulistiwa.

5. Gunakan bulan. Sama seperti matahari, bulan bergerak melintasi langit dengan arah dari timur ke barat.Artinya, Anda dapat menggunakan posisi bulan untuk membantu menentukan arah utara yang sebenarnya pada malam hari.

Pada awal malam hari, Anda menghadap utara jika bulan berada di sisi kanan, sedangkan ketika malam telah larut, bulan berada di sisi kiri. Ketika bulan berada pada titik tertinggi di langit, titik itu kira-kira menunjukkan arah selatan sehingga Anda akan menemukan arah utara jika menghadap ke arah sebaliknya.

Jika saat itu bulan berbentuk sabit, Anda juga dapat menarik sebuah garis khayal melalui dua ujung sabitnya menuju cakrawala untuk menemukan arah selatan, lalu menghadap ke arah sebaliknya untuk menemukan arah utara. Cara ini paling baik dilakukan ketika bulan sedang berada tinggi di langit.

 

 

 

About the author

Related Posts