asian-games
News

Kualitas Broadcast Asian Games Setara dengan Piala Dunia

INASGOC menunjuk International Games Broadcast Services (IGBS) untuk menjadi host broadcast Asian Games 2018. Soal kualitas siaran, Linda Wahyudi selaku Direktur Broadcast INASGOC berani menjaminnya.

IGBS sendiri memang sudah berpengalaman menjadi penanggung jawab siaran-siaran ajang sekaliber Asian Games 2018. Mereka pula yang menjadi penanggung jawab AG 2010 di Guangzhou dan Asian Games 2014 di Incheon.

Linda pun menjelaskan bagaimana IGBS akan memberikan jaminan soal servis saat perhelatan berlangsung. Bahkan, alat-alat yang didatangkan nanti didatangkan dari Rusia yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018.

“Itu perangkat IBC semacam control room. Di sana kegiatan seperti contribution, distribution, alat-alat itu akan merangkum sinyal yang datang dari semua venue. Didatangkan dari Rusia karena yang punya IGBS, host broadcast Piala Dunia 2018,” kata Linda dalam diskusi dengan wartawan di kantor INASGOC, Jakarta, Rabu (8/11/2017).

Baca Juga : Asian Games 2018 dan Pariwisata Indonesia

Anehnya, biaya broadcast yang dihabiskan akan jauh lebih murah dibanding edisi-edisi sebelumnya. Menurut Linda, pada Asian Games 2010, biaya yang dikeluarkan mencapai 200 juta dolar AS, lalu Asian Games 2014 sebesar 80 juta dolar AS.

“Kita hanya 59 juta dolar AS. Kenapa? Karena asasnya berusaha ingin menyenangkan, bukan meng-cover. Jadi strateginya menyewa, bukan membeli,” ujar Linda.

Ada kekhawatiran jarak waktu antara Piala Dunia 2018 dan AG 2018 sangat pendek. Piala Dunia 2018 sendiri baru berakhir pada 15 Juli 2018. Sedangkan AG 2018 dimulai pada 18 Agustus 2018.

“Ada plan B. Tapi setidaknya perangkat itu akan tiba pada pekan ketiga Juli 2018. Pada dasarnya installing alat sudah dibuat 10 Juni di Jakarta. Soal mutu, bisa terjamin bagus. Para tuan rumah bisa saja kebanyakan penggunaan kamera. Saya standarnya minimal seperti Incheon 2014,” Linda menegaskan.

 

About the author

Related Posts