kopi liong
Food

Kopi Liong, Kopi Legendaris Kota Bogor Tutup

Kabar pabrik penggilingan kopi bubuk cap Liong Bulan yang menjadi legenda Kopi khas Bogor tutup sejak 8 November 2017 ramai diperbincangkan oleh pecinta kopi hitam. Padahal kopi cap Liong Bulan yang diproduksi sejak 1945 itu memiliki banyak penggemar setia.

Toko sekaligus pabrik penggilingan itu terletak di Ruko Central, Jalan Dewi Sartika, Pasar Anyar, Kelurahan Pabaton, Kecamatan Bogor, Kota Bogor.

Di depan toko berteralis besi warna hijau itu terpampang pengumuman bertuliskan “Mulai 8 Nov 2017 Kopi Liong Bulan Tutup/Udahan.”

Kabar tutupnya distributor menjadi perbincangan publik Bogor sepekan terakhir. Mayoritas menyesalkan dan berharap tak berdampak pada produksi kopi yang telah membudaya bagi warga Kota Hujan itu.

bagi masyarakat Bogor Depok dan sekitarnya kopi liong mempunyai sejarah tersendiri. Tengoklah warung-warung kelontongan di daerah Depok hingga Kota Bogor, sekali sebut nama, penjual pasti sudah mahfum.

Gambarnya yang khas membuat kopi ini berbeda dengan kopi dalam kemasan lain. Seekor naga dengan bulan sabit dan bintang menjadi ciri khusus kopi ini.

Baca Juga : Steak Jengkol, Olahan Jengkol Anti Mainstream

‘Kopi Liong’, begitu para pembeli menyebut nama Kopi khas kota Bogor ini. Merek aslinya ialah Kopi Cap Liong Bulan. Dulu kopi ini dijual dalam bungkus kertas cokelat. Namun kini, dijual dalam kemasan sachet. Ada dua jenis, satu hanya kopi bubuk murni seberat 8 gram. Satu lagi kopi dan gula seberat 25 gram. Untuk harga, Kopi Liong memang menyasar kelas bawah.

Di agen-agen, satu pack berisi 20 sachet dengan berat 25 gram, Kopi dan Gula Liong Bulan dipatok Rp 13 ribu. Sedangkan harga satuan di jual berbeda, tergantung dari si penjual. 1 pack harga-nya Rp 13 ribu.

Beberapa literasi menyebutkan jika keberadaan Kopi Liong Bulan sudah ada sejak zaman kemerdekaan. Lokasi pabrik pembuatan kopi ini berada di belakang Bioskop Merdeka.

Bahkan berdasarkan cerita berkembang hingga kini, para pejuang kemerdekaan negeri ini dulu sebelum berperang menyeruput Kopi Liong. Anak-anak kecil tinggal dekat pabrik pun bakal berkumpul ketika si pemilik menyangrai biji kopinya. Aromanya harum.

Bisa dibilang, Kopi Liong tak pernah kehilangan jati diri hingga kini. Kualitas rasa menjadi kan kopi ini begitu dikagumi warga Bogor.

Meski kini sudah bertranformasi dalam kemasan baru, namun kualitas rasa dari Kopi Liong tak pernah berubah. Warna kopi hitam pekat setelah diseduh dengan air panas menjadi cirinya. Asap mengepul bersama aroma Kopi Liong menjadi cocok di tengah dinginnya kota Bogor.

About the author

Related Posts