mrt-jakarta-toptier
Fashion, Tourism

Jalurnya Tersambung, MRT Bakal Rubah Gaya Hidup Warga Ibukota

Seluruh jalur layang dan bawah tanah MRT Lebak Bulus-Bundaran HI sepanjang 16 kilometer (km) akhirnya tersambung. Ini ditandai dengan pemasangan terakhir box girder jalur layang MRT Jakarta pada Selasa (31/10) kemarin.

Lalu perubahan apa yang bakal dialami Jakarta dengan adanya MRT ?

Direktur Operasi dan Pemeliharaan MRT, Agung Wicaksono mengatakan, keberadaan MRT Jakarta akan mengubah gaya hidup warga Ibu Kota. Hal ini akan terlihat di setiap stasiun MRT dimana kawasan sekitarnya akan berubah menjadi pusat kuliner atau tempat nongkrong anak muda.

“Memang, harusnya ini bukan hanya mengubah wajah fisik jalan, tapi juga wajah secara ekonomi agar bisnis yang ada di sekitar MRT bisa disesuaikan. Seperti furniture, bisa disesuaikan jadi kuliner. Mengubah gaya hidup itu juga disertai dengan berubahnya jenis usaha dan kegiatan ekonomi yang ada,” katanya.

Baca Juga : 7 Urban Legeng Jakarta yang Bikin Merinding

Di dekat stasiun Cipete, ungkapnya, ada warung kopi biasa tapi berkualitas. Bahkan, Presiden Joko Widodo pernah mampir di warung kopi ini. Dia yakin, setelah stasiun MRT beroperasi, warung kopi seperti itu akan menjamur di kawasan Cipete. “Saya kemarin coba mampir ke warung kopi yang pernah dicicipi Presiden Joko Widodo. Kopi Tugu. Ini ideal jadi pusat kuliner. Jika orang naik MRT, kemudian turun di stasiun Cipete atau blok A, kemudian mereka kuliner di sekitar area di situ,” jelasnya.

Selain di kawasan stasiun, lanjutnya, pihaknya pun akan menyewakan ruang komersial di dalam stasiun besar. Baik stasiun layang ataupun bawah tanah. Ruang komersial ini akan disiapkan guna menunjang kebutuhan pelanggan MRT ke depannya.

“Memang tidak besar, luas stasiun itu totalnya itu rata-rata sekitar 900 meter persegi, baik stasiun bawah tanah atau stasiun layang akan ada ruang komersial. Kita siapkan untuk nantinya akan mengundang potensial tenan untuk berusaha di situ,” tegasnya.

Pihaknya akan melakukan beauty contest bagi tenan yang akan berbisnis di stasiun MRT. Sedikitnya, ada empat jenis usaha potensial di stasiun, yakni minimarket, food and baverage, fashion and accesories, dan ATM atau vending mesin.

About the author

Related Posts