jakabaring
Sports

Jakabarng Sport City, Potret Kerukunan Beragama

Asian Games 2018 Jakarta-Palembang semakin dekat. Sebagai salah satu tuan rumah, Jakabaring Sport City dipersiapkan sebaik mungkin. Ada 17 venue yang saat ini terus dikebut perbaikannya.

Ke-17 venue tersebut akan dimaksimalkan guna menunjang 11 cabang olahraga yang dipertandingkan di Palembang. Sehingga, nantinya para atlet mendapat tempat latihan yang nyaman dan berkualitas.

Memang, belum seluruh venue rampung direnovasi. Tapi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya Sumatera Selatan, Basyarudin Akhmad, optimistis segala sisa pekerjaan bisa rampung direnovasi.

(Baca Juga : Hikayat Dulmuluk di Tanah Wong Kito)

“Sesuai dengan target kami, akhir Desember 2017 bangunan fisik akan selesai. Dan, Januari 2018, kami akan buat tata ruangnya,” ujar Basyaruddin saat kunjungan ke Jakabaring Sport City, Jumat 24 November 2017.

Dengan segala kemajuan yang dicapai oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, kepercayaan diri pun muncul. Mereka yakin bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi para tamu.

Yang menarik dari pembangunan Jakabaring Sport City adalah lima tempat ibadah yang bersebelahan. Tujuannya untuk memperlihatkan kebhinnekaan kepada dunia internasional.

“Kami bangun lima rumah ibadah secara berdampingan yang jaraknya tidak jauh dari wisma atlet. Ini sebagai bentuk keragaman jadi tak sekadar slogan,” terang Basyarudin.

Jakabaring Sport City adalah sebuah kompleks olahraga diatas lahan seluas 325 hektar yang terletak di wilayah Seberang Ulu sejauh 5 km dari pusat kota Palembang. kompleks olahraga ini dibangun pada tahun 2001 sebagai tempat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional ke-16.

Kemudian pada tahun 2010 dikembangkan lagi dengan menambahkan berbagai venue guna mendukung pelaksanaan SEA GAMES ke-26 tahun 2011 di kota Palembang dan diresmikan penggunaannya pada 11 November 2011 oleh presiden SBY. Saat ini, JSC menjadi salah satu kompleks olahraga besar di Indonesia.

About the author

Related Posts