Tourism

Grand Indonesia Tujuan Utama Wisata Belanja Atlet Asian Games 2018

Selama Asian Games 2018 Pemerintah DKI Jakarta telah menyiapkan dua jenis layanan tur yaitu tur belanja dan tur sejarah. Namun sampai saat ini para tamu Asian Games lebih banyak memilih tur belanja dibandingkan tur sejarah.

“Mereka rata-rata inginnya belanja untuk oleh-oleh. Kami tawarkan beberapa tempat seperti Smesco, Grand Indonesia dan Senayan City. Tetapi mereka selalu inginnya ke Grand Indonesia,” kata pegawai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Anita Novianti, yang bertanggung jawab atas tur tersebut.

Dia juga tidak tahu kenapa para tamu lebih memilih Grand Indonesia, mungkin karena mereka mendapat informasi dari Google.

“Mereka selalu bertanya di mana tempat belanja murah dan khas. Saya selalu sarankan Smesco yang lebih menawarkan banyak pilihan barang daru UMKM dan harga murah, saya juga sudah kasih brosurnya, tetapi mereka mintanya tetap ke Grand Indonesia,” ujar Anita.

Hal yang sama juga diutarakan pemandu wisata dari jebolan Abang None Jakarta, Ganjar Nugraha, dia mengatakan banyak tamu minta ke Grand Indonesia.

Pernah satu waktu dia menemani tamu dari Mongolia, waktu itu waktu menunjukkan pukul 21.00 WIB, tamu tersebut ingin minta diantarkan ke tempat belanja yang murah.

Ganjar cukup kebingungan, karena menurut dia tempat belanja yang murah adalah Thamrin City. Namun Thamrin City hanya buka sampai sore saja, sementara hari sudah malam.

Dia tetap mencoba membawa tamu tersebut, dengan harapan masih ada beberapa toko yang buka, tetapi ternyata para tamu tidak cocok dengan barang yang ditawarkan.

Akhirnya dia mengantarkan tamunya ke Grand Indonesia, yang letaknya tak jauh dari Thamrin City, dan tamu tersebut merasa senang karena menemukan barang-barang untuk oleh-oleh.

Dia mengatakan banyak tamu yang berbelanja di Alun-Alun Indonesia salah satu pasar raya yang menjual benda-benda khas Indonesia.

“Menurut mereka ,belanja di Alun-Alun tidaklah mahal, mereka senang bahkan ada yang kembali ke sana dengan banyak membawa tas jinjingan,” kata Ganjar.

Pemerintah DKI Jakarta menyediakan delapan bus wisata TransJakarta untuk melayani rute wisata para atlet, ofisial, delegasi maupun media selama Asian Games berlangsung.

Bus itu berangkat satu jam sekali akan mengatarkan ke tempat yang telah ditentukan yaitu Monas, Kota Tua, Smesco, Grand Indoensia atau Senayan City.

Setiap bus diisi dua pemandu wisata yang terdiri atas satu pemandu wisata profesional dan satu pemandu wisata dari Abang None Jakarta.

Untuk memberikan pelayanan prima, Pemerintah DKI Jakarta tetap membuka museum meski saat hari libur.

Setiap hari libur museum akan buka dari pukul 13.00 WIB.

About the author

Related Posts