Tourism

Dari Festival ke Festival di Kalender Wisata Maluku 2018

Pemerintah Provinsi Maluku merilis calendar of events (CoE) Provinsi Maluku 2018 di gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat, Senin, 12 Maret 2018. Peluncuran kalender wisata maluku ini dihadiri oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Plt Gubernur Maluku Zeth Sahuburua.

Pada acara tersebut, Pemerintah Maluku meluncurkan 28 agenda pariwisata sepanjang 2018. Dua di antaranya tercatat dalam agenda nasional yang tergabung dalam 100 Wonderful Events of Indonesia. Kedua kegiatan itu ialah Festival Teluk Ambon yang digelar di Teluk Ambon pada 23-25 Agustus dan Festival Rakyat Banda di Banda Neira pada 7-14 November.

Kalender pariwisata diluncurkan sebagai upaya akselerasi pemerintah meningkatkan kunjungan wisatawan ke Maluku. Sebab, Maluku dinilai telah siap menerima kunjungan wisatawan dalam lingkup skala internasional, baik secara atraksi, amenitas, maupun aksesibilitas. “Apalagi Maluku memiliki keindahan alam bahari dan wisata sejarah dunia. Maluku adalah kota dengan peradaban tertua,” kata Zeth.

Adapun Menteri Arief Yahya menyebut, dengan digelarnya 23 agenda wisata, kunjungan wisatawan asing atau wisman ke Maluku tahun ini ditargetkan mencapai 25 ribu kunjungan. Sedangkan kunjungan wisatawan Nusantara dibidik mencapai angka 150 ribu.

Baca Juga : 6 Wisata Kapal Karan Beraroma Mistis di Indonesia

“Tahun lalu, 2017, kunjungan wisatawan ke Maluku mengalami pertumbuhan 20,38 persen dari tahun sebelumnya atau 2016,” tutur Arief.

Dalam upaya mendukung pencapaian target wisatawan ke provinsi beralias Molusca itu, pemerintah telah menggelontorkan dana Rp 2 miliar. “Dana ini khusus untuk dua event Maluku yang masuk kategori 100 Wonderful Events of Indonesia,” kata Arief.

Baca Juga : 5 Tempat Wisata di Jakarta yang Tak Banyak Orang Tahu

“Rp 1 miliar untuk Festival Teluk Ambon dan Rp 1 miliar untuk Pesta Rakyat Banda,” ucap Arief, melanjutkan. Arief mengimbau, 60 persen dari dana tersebut harus digunakan untuk promosi agenda.

Berikut ini rincian 23 agenda wisata Maluku sepanjang 2018.

– Festival Ina Ata di Desa Abubu Pulau Nusa Laut, Kabupaten Maluku Tengah (2 Januari)
– Festival Budaya Banda di Kecamatan Banda, Maluku Tengah (April)
– Festival Musik Jalur Rempah di Kecamatan Leihitu, Pulau Banda Neira, dan Kecamatan Saparua (10-14 Mei)
– Hari Pattimura di Pulau Saparua dan Kota Ambon (15 Mei)
– Atraksi Pukul Sapu di Kecamatan Leihitu (23 Juni)
– Spice Island Darwin-Ambon Yacht Race di Pulau Rempah-rempah dan Pantai Amahasu (5-14 Agustus)
– Pesta Teluk Tifu di Kabupaten Buru (5-8 Agustus)
– Festival Duta Bahari Indonesia di Kota Ambon (15-18 Agustus)
– Festival Pamahanunusa di Masohi (Agustus)
– Festival Teluk Lombok (17-20 Agustus)
– Ambon International Open Water Swimming di Teluk Ambon (23-25 Agustus)
– Ritual Abda’u di Desa Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah (25 Agustus)
– Bupolo Agro Festival di Kecamatan Waeapo (27-29 September)
– Tour de Molvccas (4-6 Oktober)
– Festival Bupolo di Kabupaten Buru (12-14 Oktober)
– Festival Meti Kei di Pulau Kei (18-22 Oktober)
– Festival Pesona Aru di Kepulauan Aru (24-27 Oktober)
– Amboina International Music (29 Oktober)
– Pesta Rakyat Banda di Pulau Banda Neira (7-14 November)
– Festival Budaya Kota Tual di Kota Tual (15-16 November)
– Bupolo Marine Festival di Kabupaten Buru (15-17) November
– Festival Kataloka di Kabupaten Seram (25 November)
– Cuci Negeri Soya di Kota Ambon (14 Desember)

About the author

Related Posts