callind
Entertainment

Callind, Aplikasi Chat Pesaing Whatapps Asal Kebumen Telah Diunduh 70 ribu kali

Callind yang merupakan singkatan dari Calling Indonesia merupakan aplikasi yang mirip dengan WhatsApp dan BBM yang memungkinkan kita melakukan chat privat, broadcast message, kirim foto, telepon, hingga video call.

Adalah Novi Wahyuningsih, warga Desa Tepakyang, Kecamatan Adimulyo, Kebumen, telah berhasil menciptakan aplikasi chatting ini.

Berkenalan sekilas dengan Novi Wahyuningsih tidak akan mengira bahwa gadis asal Kebumen itu adalah seorang pengusaha sekaligus programer handal.

Di usia 25 tahun, Novi merupakan Direktur Utama di sejumlah perusahaan IT (Teknologi Informasi) yang didirikannya. Sebut saja PT Wahyu Global Abadi, PT Rise Solution International, dan PT Callind Network International. Sejumlah produk IT telah ditelurkan, salah satunya adalah Callind.

Aplikasi bernama Callind sudah bisa diunduh di Google Play Store. Tidak ada yang berbeda dalam aplikasi ini dengan WhatsApp, hanya saja aplikasi yang memiliki logo berwarna merah dan putih ini buatan orang asli Indonesia.

Baca Juga : Earbud, Earphone Canggih Penerjemah Multi Bahasa

App ini dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat abad 21 yang tidak pernah lepas dari smartphone, dengan cara mengembangkan satu aplikasi yang bersifat multifungsi. Cukup satu aplikasi sudah bisa berfungsi untuk berbagai hal.

Seperti dikutip dari situs resmi callind.com, aplikasi chating memiliki sejumlah fitur menarik, seperti Private Chat Pribadi (curhat chat) dan Komunitas, Video Call, Voice Call, Kirim semua bentuk file, foto, stiker, Pasang Iklan, dan iklan pay per click.

Dijelaskan juga bahwa apps ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan berkomunikasi, bukan sekedar untuk chat tetapi bisa untuk telepon, video call, kirim berbagai file, foto, video, dan juga untuk pasang iklan atau jual beli produk.

Aplikasi Callind belum diluncurkan secara resmi namun sudah tersedia dan dapat diunduh di toko aplikasi Android, Play Store. Meskipun belum diluncurkan secara resmi, sudah tercatat sebanyak 70 ribu pengguna aplikasi tersebut hinggat saat ini.

Setelah peluncuran resminya yang direncanakan akan dilakukan pada bulan Februari 2018 nanti di Jakarta, ditargetkan penggunanya akan mencapai angka 10 juta pengguna dalam 1 tahun dan hingga 50 juta pengguna dalam kurun waktu 3 tahun setelahnya.

Pencipta Callind berharap bahwa Callind dapat diterima oleh masyarakat Indonesia, dan mampu menjadi raja di negara sendiri serta mampu bersaing di dunia.

 

About the author

Related Posts