Benarkah Rokok Elektrik Lebih Aman
Health

Benarkah Rokok Elektrik Lebih Aman

Toptier.id – Kalian pasti sudah tahu bahwa kini sudah ada rokok baru elektrik bukan? Rokok ini memang mulai populer sekitar satu tahun belakangan ini. Rokok Elektrik ini sendiri diciptakan oleh Hon Lik seorang apoteker asal Hongkong pada tahun 2003.

Rokok Elektrik atau bisa juga disebut vapour adalah sebuah alat penguap dengan menggunakan baterai untuk mengfungsikannya dan alat ini dapat memberikan sensasi merokok tembakau dengan aneka perisa dengan rasa yang berbeda-beda, dimulai aroma kopi sampai aroma buah-buahan.

Karena adanya anggapan rokok  ini lebih aman dan trendy dibandingkan rokok konvensional, maka rokok elektrik ini semakin populer dan banyak digunakan oleh para pria dewasa, wanita dan bahkan sampai anak dibawah umur. Bagi orang yang sudah menggunakan rokok elektrik ini mengungkapkan bahwa rokok  ini ternyata tidak mengurangi kenikmatan rasa nikotin yang dihasilkan bisa menghasilkan apas yang bisa dibentuk-bentuk serta wangi uap yang dikeluarkan terasa lebih menarik.

Berikut ini akan diungkapkan beberapa fakta apakah rokok ini benar-benar aman digunakan :

1. Rokok Eletrik belum dinyatakan pasti Aman

Ternyata dalam rokok elektrik itu terkandung beberapa logam beracun yang ternyata memiliki efek yang lebih berbahaya dibanding rokok konvensional, hal itu telah diteliti oleh peneliti di University of South Carolina.

2. Rokok Elektrik Memiliki Kandungan Nikotin Sama dengan Rokok Konvensional

Dalam rokok elektrik pun memiliki kandungan nikotin yang juga akan memberikan efek candu sama dengan efek konvesional. Sehingga anda yang menghisap rokok elektrik, maka akan pastinya akan ingin lagi-lagi seperti anda merokok konvensional.

3. Rokok Elektrik memiliki kandungan senyawa yang beracun

Menurut Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) tenyata rokok elektrik sendiri masih merupakan produk illegal dan belum teruji keamanannya. Selanjutnya BPOM mengatakan bahwa dalam rokok elektrik pun mengandung nikotin cair dan bahan pelarut propilen glikol, dieter glikol, dan gliserin. Jika semua ini dipanaskan kemudian akan menghasilkan senyawa nitrosamine yang bisa memicu kanker.

4. Konsumsi Jangka Panjang Akan menimbulkan banyak penyakit

Hingga saat ini Rokok elektrik yang katanya bisa menimbulkan inflamasi dalam tubuh. Infeksi paru-paru, meningkatkan risiko asma, stroke, dan penyakit jantung.

Maka dari itu akan lebih baik kalau anda tidak mengkonsumsi apa yang belum bisa teruji kebenaran, kan lebih menjaga dari pada pada mengobati bukan?

 

 

About the author

Related Posts