asian games 2018
News

Asian Games 2018 Akan Gunakan Pendeteksi Nuklir

Guna menyukseskan pelaksanaan Asian Games 2018, Palembang terus mengkaji peningkatan keamanan atlet. Salah satunya pemasangan alat pendeteksi nuklir.

Panitia penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) dan pihak terkait memastikan pemasangan alat pendeteksi nuklir untuk menjamin keamanan atlet di venue dan tempat penginapan atlet. Alat ini nantinya akan mendeteksi bahaya radioaktif yang ada di sekitar venue ataupun penginapan.

“Seperti diketahui bahwa Asian Games akan dilaksanakan di Jakarta-Palembang dan ancaman keamanan sekarang sangat meningkat, terutama di tempat keramaian. Alasannya karena tujuan pelaku teror menargetkan korban sebanyak-banyaknya korban dan kita sebagai pihak terkait akan meningkatkan keamanan untuk menjamin keselamatan atlet dan tamu negara,” terang Kasub Direktorat Keteknikan dan Kesiagaan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), Zulkarnain, seperti dikutip dalam rilis yang diterima redaksi.

Ditambahkan Zulkarnain, ancaman terhadap atlet dan tamu negara saat pelaksanaan Asian Games dipastikan akan semakin meningkat. Bahkan pelaku mulai menggunakan radioaktif saat mencari target dengan kandungan radiasi tinggi yang dapat melukai korban.

“Kalau ancaman bom biasanya menggunakan gotri atau paku untuk melukai korbannya, tapi sekarang sudah ada kecenderungan lain, mereka menggunakan radioaktif yg mengandung radiasi tinggi dan berdampak pada kesehatan, baik berupa zat cair, zat padat, gas, dan serbuk. Di mana yang paling bahaya adalah menggunakan serbuk, karena dapat terbawa angin dan berdampak luas,” sambung Zulkarnain.

Baca Juga : Sambut Asian Games Biro Perjalanan  Sumsel Siapkan Paket Wisata

“Kita sebagai Badan Pengawas Nuklir akan menempatkan detektor di beberapa venue dan penginapan atlet. Detektor ini khusus untuk mendeteksi radioaktif yang berada di sekitar dengan radius tertentu,” sambungnya lagi.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel Ahmad Yusuf Wibowo. Menurutnya, pemasangan alat detektor di beberapa titik akan menjamin keselamatan atlet saat berada di Palembang. Tetapi pemasangan alat pendeteksi ini nantinya tidak hanya dilakukan di venue dan penginapan.

“Yang paling utama memang di venue dan Wisma Atlet, tapi lebih dari itu, kita akan pasang juga di hotel-hotel tempat menginap tamu dari negara lain. Keamanan ini paling utama karena menjaga martabat kita sebagai penyelenggara,” kata Yusuf.

Untuk pemasangan alat pendeteksi sendiri, akan mulai dilakukan peninjauan dan menghitung titik-titik yang akan dipasang. Ini untuk memastikan jumlah personel keamanan dan alat detektor yang akan digunakan.

“Sekarang sudah mulai dilakukan pengecekan sampai H-7. Untuk pemasangan dilakukan pada H-3 sampai H+3 pelaksanaan Asian Games,” tuturnya.

About the author

Related Posts