pempek palembang
Food

Begini Asal Mula Pempek Menjadi Makanan Khas Palembang

Pempek adalah makanan khas Palembang yang enak. Makanan ini terbuat dari campuran ikan yang dihaluskan dengan sagu.

Tetapi banyak penikmat Pempek tidak tahu asal mula makanan ini. Pada dasarnya sulit untuk mengatakan bahwa pempek pusatnya di Palembang karena hampir di semua daerah di Sumatera Selatan juga memproduksinya.

Terlepas dari pusat makanan khas yang lezat, ini cerita di balik olahan ikan dan sagu ini.

Dilansir dari Sriwijaya Post, asal mulanya pempek merupakan akulturasi kebudayaan kuliner yang dibawa pedagang China ke Palembang yaitu berupa bakso.

Baca Juga: Palembang Akan Siapkan Sentra Kuliner Untuk Sambut Asian Games 2018

Namun, bakso yang dibawa ini berbahan dasar daging yang tidak halal dikonsumsi masyarakat Palembang yang sebagian besar beragama Islam.

Secara geografis, Palembang merupakan penghasil ikan dan tanaman sagu yang cukup besar.

Sehingga untuk mengadopsi kebudayaan bawaan itu, dibuatlah makanan berbahan dasar ikan dan sagu yang awalnya disebut kelesan.

Kelesan ini ternyata digemari masyarakat Palembang yang mulai banyak dijual pedagang, baik lokal Palembang maupun pedagang China.

Sejak tahun 1920-an, mulai dikenal istilah pempek di kalangan masyarakat.

“Orang China yang sudah tua kan sering dipanggil ‘apek’. Pembeli yang membeli kelesan dari orang China ini terbiasa memanggil pedagangnya dengan sebutan ‘pek-pek-pek’, yang akhirnya kelesan dikenal dengan nama pempek,” jelas budayawan Sumsel, Yudhy Syarofie.

Ia mengatakan dengan banyaknya masyarakat Palembang yang merantau ke luar daerah.

Tentunya secara tidak langsung membawa dan mengenalkan makanan khas ini hingga ke luar Palembang.

Sehingga besar kemungkinannya, makanan ini juga bisa dengan sangat mudah ditemukan di luar Palembang, khususnya di Jambi, Bengkulu, serta Lampung.

Awalnya bahan baku ikannya adalah ikan Belido, karena awalnya ikan ini melimpah di Sungai Musi.

Namun seiring waktu, peningkatan kebutuhan akan kuliner pempek ini yang tinggi, tidak terimbangi dengan jumlah ikan Belido, pempek pun dibuat dari ikan Tenggiri, ikan Gabus, pada umumnya, ada juga yang membuatnya dari ikan laut lainnya.

Penyajian makanan khas palembang ini biasanya ditemani oleh saus berwarna hitam kecoklat-coklatan yang disebut cuka atau cuko (bahasa Palembang).

Cuko dibuat dari air yang dididihkan, kemudian ditambah gula merah, cabe rawit tumbuk, bawang putih, dan garam.

Bagi kamu yang tak menyukai pedas, ada juga cuko manis. Seiring perkembangannya, makanan ini dibuat dengan berbagai macam bentuk dan campuran bahan lainnya.

makanan yang berbahan sagu ini yang paling terkenal di Palembang adalah jenis kapal selam, dimana terdapat telur ayam di dalamnya.

Ada juga jenis yang lain seperti pempek lenjer, bulat atau terkenal dengan nama “ada’an”, telur kecil, dan keriting.

Selain itu ada juga jenis pempek kulit ikan, pistel yang isinya irisan pepaya muda rebus yang sudah dibumbui.

About the author

Related Posts