Education

6 Tips Jitu Hindari Pelecehan Seksual di Kendaraan Umum

Bagi kita yang hampir setiap hari mengendari angkutan umum seperti angkot, bus, ojek, kereta, dan transportasi online, sering kali mengalamai Pelecehan seksual.

Pelecehan seksual dapat berupa siulan genit, memegang tubuh kita, mengutarakan komentar bernada seksual, bahkan sampai stalking.

Ini 6 hal yang bisa kita lakukan untuk menghindari pelecehan seksual di angkutan umum.

1. Kuasai Ilmu Bela Diri
Sebagai bentuk perlindungan diri, tidak ada buruknya jika seorang wanita juga memelajari ilmu bela diri. Kepemilikan ilmu ini akan menggentarkan pelaku kejahatan dan menyelamatkan kita dalam kondisi genting. Pelaku akan berpikir ulang jika mengetahui bahwa calon korbannya ternyata dapat melawan.

Selain itu, pengetahuan ilmu bela diri juga dapat meningkatkan kepercayaan diri Sahabat sehingga Sahabat menjadi tidak segan untuk melawan balik jika diperlakukan tidak sepatutnya. Bahkan ada beberapa kasus kejahatan yang gagal karena pelaku kalah berkelahi dengan korban yang notabenenya adalah perempuan.

2. Bersikaplah Tegas
Kesalahan terbesar yang dilakukan oleh para korban pelecehan seksual di kendaraan umum adalah tetap diam. Banyak korban yang justru terdiam karena malu atau takut ketika pelaku melakukan aksinya. Sahabat bisa langsung pamit akan ke kamar kecil atau alasan lainnya jika dikelilingi beberapa pria atau ada seorang pria yang terus berusaha memepet Sahabat.

Jika pelaku telah sempat melakukan aksinya, Sahabat harus memelototi, dan menunjukkan ancaman secara tegas kepada mereka. Jika masih nekat, Sahabat dapat berteriak dan memberitahu orang-orang sekitar sehingga si pelaku menghentikan aksinya atau bahkan diamankan oleh pihak yang berwenang.

Baca Juga : Hentikan Bulying di Tempat Kerja dengan Lakukan 5 Hal Ini

3.Lengkapi Diri dengan Alat Keamanan
Kalau diperlukan, gunakan alat panic button untuk menarik perhatian orang disekitar Sahabat. Panic button berfungsi sebagai tombol darurat yang mengeluarkan bunyi alarm nyaring untuk menarik menarik perhatin orang banyak saat sahabat menghadapi kondisi darurat. Sahabat bisa mendapatkannya seperti pada toko online berikut.

4.Duduklah di Depan
Jika menggunakan kendaraan umum seperti mikrolet, metromini atau angkot pilihlah tempat duduk di depan. Tempat duduk di depan memiliki banyak keuntungan. Selain dekat dengan sopir dan pintu masuk, posisi ini sangat strategis karena tidak se-privasi bagian belakang atau tengah yang lebih gelap, sempit dan tidak terawasi. Oleh karenanya, pelaku akan lebih sungkan untuk melakukan aksinya.

5.Gunakan fasilitas khusus Wanita
Saat ini untuk beberapa kendaraan umum yang disediakan oleh pemerintah, utamanya yang berada di Ibu kota, cukup memanjakan para kaum hawa. Kendaraan umum yang memiliki fasilitas khusus ini antara lain Commuter Line serta Trans Jakarta.

Untuk Commuter Line, dalam setiap rangkaian kereta api, gerbong paling depan dan paling belakang merupakan gerbong khusus wanita. Sedangkan di Transjakarta, ruang khusus wanita ada di bagian depan setiap armadanya.

6.Pertimbangkan Pakaian Sesuai Norma Sekitar
Sebagaimana ucapan Bang Napi “terkadang kejahatan tidak hanya datang dari niat si pelaku. Namun juga karena adanya kesempatan yang dibuat oleh si korban.” Oleh karenanya, Sahabat sebaiknya bersikap prefentif terutama di daerah yang rawan kejahatan terhadap gender.

Penggunaan pakaian sesuai norma sekitar akan mengurangi kesan Sahabat tampil mencolok dibanding penumpang lainnya. Kendaraan umum mungkin bukan tempat terbaik untuk menarik perhatian orang banyak karena bisa saja malah perhatian penjahat lah yang Sahabat dapatkan. Di Indonesia sendiri norma berpakaian yang umum di kendaraan umum adalah yang tertutup dan tidak terlalu menonjolkan bentuk tubuh.

About the author

Related Posts