women
Entertainment

5 Isi Kepala Wanita, Pria Wajib Tahu

Anda termasuk pria yang sering cekcok dengan pasangan Anda? Wajar kok itu semua. 5 Isi Kepala Wanita yang Sepertinya Para Pria Perlu Tahu!

Menurut Louann Brizendine, pengarang Buku “The Female Brain”, otak perempuan memang beda dengan otak laki-laki. “Tidak ada otak yang unisex,” ujar pakar psikiatri saraf dari Universitas California San Francisco Amerika Serikat ini.

Berikut lima “bocoran” yang diberikan Brizendine tentang isi kepala wanita:

1. Mengasuh Anak Bisa Membuat Wanita Tenang
Menyusui bisa menghilangkan stres. Jurnal of Neuroscience pada 2005 menyatakan efek menyusui pada ibu bisa lebih menenangkan ketimbang penggunaan kokain. “Pada masa ini perempuan ingin semuanya teratur, termasuk suaminya,” katanya.

2. Otak Wanita Menciut Saat Hamil
Jangan emosi jika istri mendadak lemot saat hamil. Penelitian menunjukan otak wanita menciut sebanyak empat persen selama masa kehamilan. “Tenang saja, akan normal dalam enam bulan setelah kelahiran,” kata Brizendine. Selama hamil, perempuan juga tidur lebih banyak. Sebab hormon progesteron, yang membuat kantuk, meningkat sampai 30 kali lipat selama delapan pekan pertama kehamilan.

Baca Juga : Begini Cara Menyemprotkan Wewangian Agar Awet

3. Rangsangan Seksualnya Mudah Padam
Bagi wanita, orgasme didapat jika beberapa bagian dari otaknya tertutup. Sayangnya, banyak hal yang bisa membuat bagian itu kembali terbuka. Mulai dari marah, rasa tidak percaya, bahkan kaki yang kedinginan. “Bagi laki-laki foreplay berlaku tiga menit sebelum berhubungan, bagi perempuan 24 jam sebelumnya,” kata Brizendine.

4. Lebih Rentan Sakit
Berbagai studi sepuluh tahun terakhir menunjukan otak perempuan lebih sensitif terhadap rasa sakit dan stres. “Hal ini menjelaskan kenapa perempuan lebih rentan terhadap depresi dan stres pasca trauma,” kata Brizendine.

5. Selalu Ingin Direspon Saat Ada Konflik
Meski tidak suka konflik, perempuan lebih marah jika tidak diabaikan saat konflik. Hal ini disebabkan mereka lebih sensitif ketimbang laki-laki. “Buat wanita, respons negatif lebih baik ketimbang tidak ada respon sama sekali,” katanya.

About the author

Related Posts