millenial
Entertainment

5 Budaya Baru Dalam Dunia Kerja Generasi Millenial

Teknologi yang modern dan preferensi dari kaum millennial telah berhasil memunculkan budaya baru dalam dunia pekerjaan.

Perusahaan-perusahaan pun mulai menyesuaikan sistem kerjanya agar dapat mewadahi pekerja dari kaum millennial, yang kabarnya akan mendominasi dunia pekerjaan dalam beberapa tahun ke depan. Kira-kira apa saja ya budaya baru dalam dunia pekerjaan yang akan kita temui?

Baca selengkapnya di bawah ini!

Jam Kerja yang Fleksibel
Setiap orang sebenarnya mempunyai jam produktif yang berbeda-beda. Bagi Anda yang morning person dan merasa lebih produktif saat pagi hari, tentunya akan terasa menguntungkan jika bekerja dengan office hour. Namun bagaimana dengan Anda yang merasa jauh lebih produktif saat malam hari?

Anda dapat bekerja hingga begadang karena otak Anda sedang maksimal, namun akibatnya Anda akan kekurangan tidur keesokan harinya.

Perbedaan jam produktif pekerja inilah yang membuat pekerja millennial lebih memilih bekerja pada perusahaan yang dapat memberikan jam kerja yang fleksibel. Tentunya, pekerjaan akan jadi lebih cepat selesai dengan hasil yang lebih mudah jika dikerjakan saat Anda sedang merasa produktif.

Tempat Kerja yang Fleksibel
Dari jam kerja yang fleksibel, berlanjut ke tempat kerja yang fleksibel. Banyak sekali kemudahan yang ditawarkan teknologi zaman sekarang hingga memungkinkan bagi Anda untuk bekerja dari mana saja dan kapan saja. Tak heran jika akhir-akhir ini, banyak co-working space bermunculan dan selalu ramai dikunjungi.

Salah satu tren pekerja terbaru yang sedang ramai diperbincangkan adalah digital nomad.

Hal ini memberi kesempatan bagi Anda untuk menjalankan work-vacation atau workation sehingga Anda dapat bekerja dari belahan dunia mana pun. Anda akan bergabung dengan entrepreneurs, freelancer, bahkan pekerja purnawaktu dari seluruh dunia dan bekerja sambil menetap di suatu negara.

Baca Juga : Co Working Space Tren Kerja Zaman Now

Komunikasi Secara Langsung dan Konstan
Kemajuan teknologi juga memengaruhi cara pekerja berkomunikasi. Dengan maraknya media sosial dan instant messaging service, kaum pekerja millennial sudah terbiasa berkomunikasi secara real time dan berkelanjutan.

Perubahan cara komunikasi ini tentunya juga memengaruhi cara berkomunikasi pekerja di kantor. Jika sebelumnya para pekerja mendapatkan review berkala secara menahun, pekerja millenial lebih memilih untuk mendapatkan feedback secara langsung dan konstan.

Dengan feedback yang langsung diberikan, hal ini dapat menjadi motivasi bagi pekerja tersebut untuk langsung memperbaiki kinerjanya.

Mementingkan Kolaborasi daripada Kompetisi
Lingkungan pekerjaan pada perusahaan korporat dikenal dengan lingkungan kerja yang sangat kompetitif. Semua orang rela melakukan apa saja untuk bersaing dan menjadi yang terbaik di bidangnya. Namun, sepertinya hal itu sudah tidak berlaku lagi di zaman sekarang.

Kaum millennial menilai bahwa kekayaan belum tentu membawa kebahagiaan sehingga mereka memilih untuk bekerja bersama rekan kerjanya, bukan bekerja melawan rekan kerjanya. Selain itu, persahabatan yang terbentuk di lingkungan kerja akan membuat pekerjanya menjadi lebih termotivasi dan produktif.

Para pekerja zaman sekarang merasa bahwa lingkungan kerja yang ideal bisa didapat dari sistem kerja yang kolaboratif, hubungan yang lebih dari sekedar rekan kerja, dan atasan yang bertindak selayaknya mentor bukannya bos.

Batasan Kehidupan Pribadi dan Pekerjaan yang Mulai ‘Blur’
Dengan kemajuan teknologi, banyak batasan-batasan pekerjaan yang perlahan-lahan bisa kita tinggalkan untuk hasil kerja yang lebih baik. Pemilihan jam kerja dan tempat kerja yang fleksibel akan ‘meruntuhkan’ batasan antara kehidupan pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Maka dari itu, pekerja millennial akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan pekerjaan yang baik dan sesuai dengan passion-nya, bukan hanya karena gaji semata. Dengan pekerjaan yang menyenangkan dan waktu kerja yang fleksibel, akan lebih mudah bagi pekerja millennial untuk menyeimbangkan kehidupannya.

About the author

Related Posts